METRO CEPU – Komandan Resor Militer (Danrem) 073 Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael, memberikan pengarahan khusus kepada mahasiswa PEM Akamigas Cepu, guna memperkuat semangat nasionalisme dan pemahaman situasi global, Kamis 16 April 2026.
Kegiatan ini difokuskan pada urgensi kesadaran bela negara di tengah dinamika geopolitik dunia yang kian kompleks.
Dalam keterangannya, Kolonel Arm Ezra Nathanael, menekankan bahwa mahasiswa sebagai elemen penting bangsa harus melek terhadap kondisi strategis internasional.
Terlebih bagi mahasiswa PEM Akamigas yang bidang keilmuannya bersinggungan langsung dengan sektor energi.
Menurut dia, Mahasiswa harus tahu bagaimana cerita tentang geopolitik dan geostrategi yang terjadi di dunia yang terkait dengan minyak dan gas.
“Seperti konflik yang terjadi di Timur Tengah, mereka harus tahu apa dampaknya bagi negara kita, serta apa dampaknya bagi wilayah Jawa Tengah dan khususnya Kabupaten Blora,” ujar Danrem.
Dia menjelaskan bahwa pemilihan PEM Akamigas sebagai salah satu sasaran sosialisasi bukan tanpa alasan.
Menurutnya, konflik global saat ini sering kali berakar pada perebutan sumber daya energi.
Ia berharap mahasiswa tidak hanya menjadi penonton pasif, tetapi memiliki landasan pengetahuan yang kuat untuk menyikapi isu-isu politik dan keamanan tersebut.
“Konflik di Timur Tengah ini adalah tentang migas. Mahasiswa jangan sampai tidak mengerti apa yang terjadi di dunia sana, padahal ada kaitannya dengan kuliah yang mereka bidangi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kolonel Arm Ezra Nathanael, mengingatkan bahwa tanggung jawab menjaga kedaulatan negara bukan hanya berada di pundak TNI sebagai kekuatan inti.
Berdasarkan sistem pertahanan rakyat semesta, seluruh komponen masyarakat, termasuk mahasiswa, wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.
“Mereka adalah bagian dari komponen masyarakat yang harus turut berpartisipasi bersama-sama berjuang untuk Merah Putih,” tegasnya.
Kegiatan ini rencananya akan dilakukan secara berkelanjutan. Danrem menyatakan komitmennya untuk berkeliling ke seluruh perguruan tinggi di wilayah Korem, guna memastikan generasi muda memiliki kesadaran kolektif terhadap cinta tanah air dan kesiapan bela negara. (red)

