Dari Anak Petani dan Pedagang Pisang, Zaenal Abidin Bertekad Raih Tiga Kursi Dapil Lima Bojonegoro

Dari Anak Petani dan Pedagang Pisang, Zaenal Abidin Bertekad Raih Tiga Kursi Dapil Lima Bojonegoro

METRO CEPU – Kisah perjuangan politik yang lahir dari latar belakang sederhana datang dari sosok Zaenal Abidin. Aktivis, pengacara, dan kini Ketua Pimpinan Kecamatan (Pimcam) Purwosari Partai Golkar ini menyatakan kesiapannya mengabdikan perjuangannya bersama partai berlambang beringin tersebut.

Pria yang sehari-hari bergelut di dunia hukum dan organisasi itu mengawali karier politiknya bukan dari jalur elit. “Saya anak petani dan pedagang pisang,” tegas Zaenal belum lama ini.

Latar belakang itulah yang menurutnya justru semakin mematangkan komitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat akar rumput, khususnya di wilayah Kecamatan Purwosari, Bojonegoro.

Sebagai kader Golkar, Zaenal mengaku menerima amanat langsung dari Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, untuk memaksimalkan perolehan suara di Daerah Pemilihan (Dapil) lima. Target yang dibidik tidak main-main, tiga kursi legislatif untuk periode mendatang.

“Perintah dari Pak Ketua jelas, bagaimana Dapil 5 ini bisa maksimal, khususnya di Purwosari. Target kita 3 kursi dari legislatif periode yang akan datang,” ujar Zaenal.

Untuk menggerakkan mesin partai di tingkat kecamatan, Zaenal mengusung slogan khas yang mudah diingat “Pokoke Golkar Rakyat”.

Menurutnya, jargon ini bukan sekadar tempelan, melainkan cerminan dari upaya menghadirkan wakil rakyat yang benar-benar mendengar dan memperjuangkan kepentingan warga Dapil lima, terutama Purwosari.

Dalam visinya, kehadiran calon legislatif dari Partai Golkar, yakni Annafiy Aisya Sahilla, menjadi titik terang baru bagi masyarakat. Zaenal menyebut sosok Bu Sahilla, sapaan akrab Annafiy Aisya Sahilla, sebagai “cahaya harapan yang bersinar” bagi warga Purwosari.

“Periode yang akan datang, saya belajar dan bersama rakyat belajar dan belajar. Bagaimana rakyat, bagaimana masyarakat ini merasakan adanya wakil rakyat di DPRD yang benar-benar memperjuangkan aspirasi wilayah Kecamatan Purwosari. Hadirnya Bu Sahila ini adalah cahaya harapan yang bersinar untuk Golkar,” imbuhnya.

Langkah Zaenal Abidin yang menyentuh basis akar rumput dan mengusung figur caleg seperti Annafiy Aisya Sahilla bisa menjadi strategi efektif untuk merebut simpati pemilih di Dapil lima. Wilayah yang sebelumnya mungkin belum maksimal tersentuh, kini mendapat perhatian khusus dari kader yang memahami persis denyut kehidupan warga biasa.

Dengan semboyan “Pokoke Golkar Rakyat” dan target tiga kursi, Partai Golkar Bojonegoro, melalui jajaran Pimcam Purwosari, optimistis mampu membawa perubahan nyata.

Zaenal bertekad penuh, mengawal kemenangan Sahilla dan seluruh caleg Golkar di Dapil lima, sebagai wujud pengabdian sejati seorang anak petani dan pedagang pisang yang kini berdiri di garda terdepan politik kerakyatan.