Arsip Kategori: Blora

32 Ribu Ekor Benih Ikan Ditebar Pemkab Blora di 8 Waduk dan Embung

METRO CEPU – Pemkab Blora melalui Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) melakukan tebar benih ikan secara massal di 8 lokasi waduk dan embung yang tersebar di Blora, Rabu (23/4/2025).

Penebaran sebanyak 32 ribu ekor benih ikan itu dilakukan Pemkab Blora sebagai dukungan pemenuhan kebutuhan protein bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Blora.

Dari 8 lokasi waduk dan embung di wilayah Kabupaten Blora, salah satu lokasi penebaran benih ikan berada di Waduk Tempuran Blora.

Bupati Blora, H. Arief Rohman, turut serta Dandim 0721/Blora Letkol. Inf. Agung Cahyono, Kepala DP4 Blora, perwakilan BBWS Pemali Juana, Forkopimcam Blora, dan sejumlah nelayan perikanan darat dari KUB Tempuran dan Greneng, bersama-sama melakukan penebaran benih ikan tersebut.

Dijelaskan Kepala DP4 Blora, Ngaliman, di tahun 2025 ini pihaknya menyediakan 32 ribu ekor benih ikan untuk pengembangan budidaya perikanan darat di perairan umum di wilayah Kabupaten Blora.

“Tahun ini ada 32 ribu ekor benih ikan. Terdiri dari ikan nila, tombro, dan patin. Untuk yang dilepas di Waduk Tempuran ini sebanyak 9.500 ekor, masing-masing terdiri dari ikan nila 3.000 ekor, ikan tombro 2.500 ekor, dan ikan patin 4.000 ekor,” jelas Ngaliman.

Selain di Waduk Tempuran, lanjutnya dikatakan, pelepasan benih ikan juga dilakukan secara bertahap di 7 lokasi perairan darat lainnya. Sehingga total 8 lokasi termasuk Waduk Tempuran.

Ketujuh lokasi tersebut, masing-masing di Waduk Greneng Tunjungan, Embung Tambakromo Cepu, Embung Kunduran, Embung Kedungsambi Klopoduwur, Embung Rowo Karangjati, Embung Balun, dan Embung Keruk Randublatung.

Penyebaran bibit ikan atau restocking ini, lanjut Ngaliman, ditujukan untuk meningkatkan keanekaragaman jenis ikan. Meningkatkan stok ikan yang dapat ditangkap oleh masyarakat sekitar.

Ngaliman mengemukakan, selain untuk pelestarian sumberdaya ikan, penyebaran benih ikan ini guna meningkatkan produksi perikanan tangkap, menanggulangi stunting dan meningkatkan angka konsumsi ikan bagi masyarakat, hingga meningkatkan nilai gizi dan pendapatan masyarakat di sekitar perairan umum.

Selain itu, lanjutnya dikatakan, kegiatan ini juga menjadi salah satu program 99 hari kerja Bupati dalam upaya mendukung swasembada pangan dari sektor perikanan darat di perairan umum.

Ngaliman menambahkan, DP4 Blora mencatat bahwa total hasil tangkapan nelayan di Kabupaten Blora tahun 2024 mencapai 351.392 Kg.

“Angka ini akan bisa terus meningkat jika ekosistem perairan terus dijaga,” tandas Ngaliman.

32 Ribu Ekor Benih Ikan Ditebar Pemkab Blora di 8 Waduk dan Embung di Blora

Pada kesempatan tersebut, saat tebar benih ikan di Waduk Tempuran, Bupati Blora Arief Rohman dan rombongan menaiki perahu menuju tengah Waduk.

Di tengah waduk, mereka dan rombongan secara bergantian melepas benih ikan yang telah disiapkan oleh DP4 Kabupaten Blora.

Bupati Arief Rohman menegaskan, Kabupaten Blora meskipun tidak punya laut, tetapi potensi perikanannya juga besar. Khususnya perikanan darat, baik yang dikembangkan di perairan umum maupun budidaya kolam.

“Selain potensi nila, patin dan tombro, potensi lele di kolam kolam budidaya rumahan di Blora juga banyak. Khusus yang dilepas di perairan umum, seperti di Tempuran dan embung lainnya, kami mohon jangan dijaring atau disetrum,” tegas Bupati.

“Ajak tokoh masyarakat untuk menjaga bersama. Biarkan besar dulu, nanti setelahnya silahkan dipancing. Gunakan teknik tangkap ikan yang ramah lingkungan, jangan gunakan obat atau racun,” imbuhnya.

Menurut orang nomor satu di Blora itu, kegiatan tebar benih ikan juga dalam rangka untuk mendukung program swasembada pangan dari sektor perikanan darat yang dicanangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Pada kesempatan kali ini, Kepala Desa Tempuran, Keman, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Blora dan jajaran yang terus memperhatikan sektor perikanan darat di Waduk Tempuran.

Dikatakan, pelepasan benih ikan ini akan sangat mendukung kelompok tani ikan di Desa Tempuran serta mendukung pengembangan pariwisatanya.

“Apalagi sekarang banyak masyarakat dari desa sekitar yang ikut bekerja di sektor pariwisata di Tempuran. Semoga ikannya bisa lestari dan kami siap menjaga sampai besar untuk wisata pancing,” ucap Keman.

Usai pelepasan benih ikan, dilakukan sosialisasi penggunaan alat tangkap ikan ramah lingkungan dan penyerahan alat tangkap ikan ramah lingkungan untuk dua kelompok usaha bersama (KUB) nelayan perikanan darat. Masing-masing berupa jala tebar dan bubu udang berjumlah 30 buah.

Alat tangkap ikan ramah lingkungan itu, yakni masing-masing jala tebar 15 buah dan bubu udang 15 buah, dibagikan kepada 2 Kelompok Usaha Bersama milik nelayan di dua lokasi. Yakni untuk KUB Ngupoyo Mino Tempuran dan KUB Greneng Mina Makmur, Desa Tunjungan.***

Peringati Hari Kartini, DWP Kabupaten Blora Tampil Cantik dan Elegan Memakai Kebaya

METRO CEPU – Setiap tanggal 21 April, bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini, sebuah momen sakral untuk mengenang jasa dan perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita.

Tak terkecuali bagi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Blora, peringatan ini menjadi pengingat akan pentingnya peran wanita dalam pembangunan bangsa dan negara.

Sebagai bentuk penghormatan dan perayaan Hari Kartini pada tahun ini, DWP Kabupaten Blora turut serta memeriahkannya dengan cara yang khas dan membanggakan.

Para anggota DWP Kabupaten Blora tersebut tampil elegan dan cantik dalam balutan kebaya, busana tradisional Indonesia yang melambangkan keanggunan dan kelembutan wanita.

Peringatan Hari Kartini yang berlangsung di pendopo rumah dinas Bupati Blora, Senin (21/4/2025) tersebut tidak hanya menampilkan kebaya sebagai simbol fashion, namun juga sebagai representasi dari nilai-nilai luhur budaya Indonesia.

Ketua DWP Kabupaten Blora, Ratnasari Irawadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia, khususnya kebaya, di kalangan anggota DWP dan masyarakat Blora pada umumnya.

Ia juga berharap, semangat Kartini dapat terus menginspirasi para wanita untuk terus berkarya dan berkontribusi positif dalam berbagai bidang.

“Terima kasih kepada ibu-ibu semuanya, luar biasa ibu-ibu tampil hari ini, begitu elegan, begitu cantik dengan busana kita, yaitu kebaya, saya sangat mengapresiasi, dan saya akan beri kesempatan nanti untuk tampil ke depan, bukan fashion show, tetapi parade, kita saling menonton,” ucap Ketua DWP Kabupaten Blora Ratnasari Irawadi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan agenda peringatan Hari Kartini pada tahun 2025 di Kabupaten Blora ini digabungkan dengan agenda lainnya yakni rapat kerja dan halalbihalal. “Tema hari ini adalah Semangat Kartini Dalam Indahnya Silaturahmi,” ucapnya.

Ia menyampaikan peringatan Hari Kartini tidak untuk sekadar dirayakan secara seremonial, kemudian memakai kebaya, kemudian tampil pada parade.

DWP Kabupaten Blora Tampil Cantik dan Elegan Memakai Kebaya

“Tidak ibu-ibu, tetapi jauh dari itu adalah maknanya yang luar biasa. Ibu Kartini adalah pejuang emansipasi wanita. Beliau yang memperjuangkan hak-hak perempuan pada zamannya itu. Kalau tidak ada beliau, kita-kita yang disini juga tidak bisa seperti ini,” terangnya.

Tentu saja, kita sangat berterima kasih dan bersyukur sekali bahwa Ibu Kartini sudah memperjuangkan emansipasi wanita, khususnya untuk di Indonesia.

“Dan perjuangan beliau (RA Kartini) saya kira tidak hanya berhenti sampai disitu. Ibu-ibu adalah penerusnya, bagaimana menjadi perempuan hebat, perempuan yang mandiri, perempuan yang peduli dengan masalah sosial, perempuan yang punya martabat, berpendidikan tentunya, berwawasan yang luas,” kata Ratnasari Irawadi.

Ia menyebut, RA Kartini, adalah bangsawan yang mempunyai keinginan luar biasa untuk mendobrak adat-istiadat yang pada zamannya sangat-sangat membelenggu, khususnya kaum perempuan.

“Beliau (RA Kartini), mungkin tidak ada waktu untuk hal-hal yang tidak baik, beliau lebih senang berkoresponden, bersurat dengan teman-temannya yang ada di luar sana, sehingga beberapa surat Kartini bisa dibaca oleh Ibu-ibu,” tambahnya.

Dikatakan lebih lanjut, berkaitan halalbihalal bulan Syawal 1446 Hijriah, yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini, Ratnasasi Irawadi menyampaikan mohon maaf lahir dan batin.

“Mata sering sekali salah melihat, hati seringkali salah berprasangka, mulut seringkali salah berucap. Maka pada pagi hari ini, atas nama pribadi dan juga keluarga, atas nama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blora, saya mengucapkan selamat Idulfitri 1446 Hijriah, dan saya mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, sebagai bagian peringatan Hari Kartini juga dibacakan sejarah singkat terkait kehidupan dan perjuangan Raden Ajeng Kartini.

Peringatan Hari Kartini tidak hanya menjadi ajang perayaan semata, namun juga sebagai momen refleksi dan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan negara.

Semangat Kartini yang terus berkobar, menginspirasi wanita Indonesia untuk meraih mimpi dan berkarya tanpa batas, tak terkecuali bagi DWP Kabupaten Blora.***

Segera Dituntaskan: Perbaikan 3 Ruas Jalan Provinsi di Blora Diusulkan Bupati Kepada Gubernur Jateng

METRO CEPU – Perbaikan tiga ruas jalan provinsi di Blora yang diusulkan oleh Bupati Blora H. Arief Rohman kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi segera dituntaskan dalam waktu dekat.

Usulan perbaikan insfrastruktur terkait tiga ruas jalan provinsi di Blora itu disampaikan ketika menghadiri Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) Tahun 2025 se-eks Karesidenan Pati yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (21/4/2025).

Tiga ruas jalan provinsi di Blora yang diajukan Mas Arief di forum strategis dan dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi tersebut, yaitu, masing-masing ruas jalan Todanan – Ngawen, Kunduran – Ngawen – Blora, dan ruas jalan perbatasan Grobogan – Doplang ( Jati ) – Cepu.

Bupati Blora Arief Rohman mengemukakan, melalui dukungan Pemprov Jawa Tengah, dengan peningkatan kualitas infrastruktur tersebut dapat mendorong konektivitas wilayah dan mempercepat pertumbuhan sektor pertanian serta ekonomi lokal.

Diketahui, dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, Pemprov Jawa Tengah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) Tahun 2025 se-eks Karesidenan Pati.

Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk sinkronisasi arah kebijakan, pencapaian kinerja, dan penyelesaian persoalan lintas daerah.

Musrenbangwil ini dilaksanakan secara bergiliran di enam eks Karesidenan di Jawa Tengah. Dan salah satunya di eks Karesidenan Pati ( Blora, Pati, Kudus, Rembang, dan Jepara).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Arief tampil menyampaikan pemaparan mengenai potensi Kabupaten Blora. Dengan lugas, ia menegaskan kesiapan Blora untuk turut mengokohkan Jawa Tengah sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional.

“Kami siap meneguhkan Provinsi Jawa Tengah menjadi Lumbung Pangan Nasional. Kita bertekad, Blora akan fokus untuk program agro, energi, dan hilirisasi,” ujar Bupati Arief dalam paparannya yang disambut antusias hadirin.

Perbaikan 3 Ruas Jalan Provinsi di Blora Diusulkan Bupati Kepada Gubernur Jateng

Sementara itu, di forum tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi, dalam sambutannya menekankan pentingnya keberlanjutan program pembangunan.

Ia menyatakan, tahun 2025 akan menjadi tahun penyelesaian infrastruktur dan pelayanan dasar, sebagai pondasi menuju swasembada pangan di tahun 2026.

“Program-program kita harus berjenjang, berlanjut, dan berkesinambungan. Pada 2025 kita sudah menyelesaikan infrastruktur dan pelayanan dasar. Tahun 2026 akan menjadi batu loncatan kita untuk swasembada pangan,” tegas Luthfi di hadapan para kepala daerah se -eks Karisidenan Pati.

Gubernur Luthfi juga menyampaikan optimismenya terhadap capaian produksi padi Jawa Tengah, yang diproyeksikan mampu menyumbang sekitar 11 juta Ton pada 2025.

Meski sempat mengalami penurunan pada 2023, namun hingga April 2025, produksi padi Jateng sudah mencapai 4,9 juta ton.

Di akhir arahannya, Gubernur Luthfi mengingatkan pentingnya pemetaan masalah secara konkret dan menyeluruh di tiap wilayah.

”Ini baru belanja masalah awal. Finalnya nanti saat Musrenbang tingkat provinsi. Artinya, beberapa tokoh dan lapisan masyarakat akan kita undang, dipimpin oleh forkopimda untuk menyampaikan problem solving di wilayah masing-masing,” tandas Gubernur Ahmad Luthfi.***

Dukung Wisata Blora: Ikatan Haji Blora 2009 Gelar HalalBihalal di Goa Terawang Ecopark

METRO CEPU – Ikatan Haji Blora yang berangkat ke Tanah Suci Mekah pada tahun 2009 menyelenggarakan halalbihalal sambil wisata dan mempromosikan objek wisata Goa Terawang Ecopark di Desa Kedungwungu, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora.

Kegiatan halalbihalal itu diselenggarakan guna mempererat tali persaudaraan para Jemaah Haji Blora sekaligus mempromosikan salah satu objek wisata di Blora yaitu Goa Terawang Ecopark.

Ikatan Haji Blora yang menggelar kegiatan halalbihalal di Goa Terawang Ecopark itu merupakan Jemaah Haji Blora Rombongan 9 tahun 2009 yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Mekah pada tahun tersebut.

“Haji yang diwajibkan hanya satu kali selama hidup. Kebetulan dari kegiatan haji tersebut kami rombongan 9 tahun 2009 Blora, tetap mengikat tali persaudaraan,” drh. H. Gundala Wejasena, di Blora, Sabtu (12/4/2025).

Dijelaskannya, dulu anggota rombongan adalah 40 orang tetapi lambat laun berkurang karena mungkin juga faktor usia yang tidak memungkinkan untuk aktif dan sebagian juga sudah almarhum atau almarhumah, maka sekarang tinggal 13 orang yang aktif.

“Walaupun sedikit tiap dua bulan sekali kami melakukan pertemuan yang diisi dengan tahlil, doa, dan lain-lain seperti arisan. Dan kebetulan pertemuan kali ini yang mestinya di rumahnya ibu Hajjah Yayuk Didik, tetapi kali ini diadakan di Gua Terawang sesuai dengan permintaan anggota,” terangnya.

Tentu saja ini merupakan bagian yang ikut meramaikan dunia wisata di Kabupaten Blora.

“Gua Terawang yang dulu hanya ramai saat Idulfitri, sekarang telah menjadi viral. Tiap hari banyak orang yang berkunjung di sana. Baik itu dari dalam kabupaten Blora, tetangga Kabupaten, maupun dari luar provinsi,” ujarnya.

Ia pun mengakui, ada beberapa hal yang berbeda dari Gua Terawang dulu dan sekarang.

“Sudah banyak inovasi yang menarik bagi para pengunjung termasuk fasilitas-fasilitas yang ada,” tuturnya.

Selain gua dibuat tetap asli sesuai dengan pelestarian lingkungan, beberapa fasilitas seperti adanya lampu penerangan di dalam kemudian kopi dan makanan kecil snack juga ada. Toilet yang disediakan juga cukup bersih dan perlu dipertahankan. Yang mau salat juga tersedia musala.

Bagi yang ingin berwisata pakai Jeep tersedia di situ, mengelilingi hutan di sekitar Gua Terawang, selain itu juga mobil-mobilan kecil barangkali untuk anak-anak, juga kolam kecil untuk anak-anak.

Selain sambutan dari pramuwisata yang ada yang ramah dan cantik-cantik, para pengunjung juga disambut oleh monyet yang juga ramah dan suka bila diberi makan kacang bahkan anak balita pun berani memberikan kacang kepada seekor monyet.

“Tapi orang tua tetap harus waspada lho, jangan sampai anaknya dibawa lari monyet,” ungkapnya.

Kegiatan yang dilakukan itu saah satu wujud kepedulian dari kelompok haji rombongan 9 tahun 2009 Blora terhadap keberadaan wisata di Kabupaten Blora. “Semoga wisata di Blora semakin maju,” tandas drh. H. Gundala Wejasena.***

559 Calon Jemaah Haji Blora Tahun 2025 Dijadwalkan Berangkat Pada Bulan Berikut!

METRO CEPU – Sebanyak 559 orang Calon Jemaah Haji Blora yang akan berangkat ke Tanah Suci Mekah mengikuti manasik haji guna membantu jemaah memahami urutan dan tata cara pelaksanaan ibadah haji secara praktis.

Hal ini dilakukan agar para Calon Jemaah Haji Blora itu memiliki kesiapan yang optimal sebagai bekal selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci Mekah.

Kegiatan manasik haji Calon Jemaah Haji Blora tersebut diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Blora (Kemenag) di Pendopo Rumah Bupati, pada Sabtu (12/4/2025) hingga Minggu (13/4/2025).

Diperkirakan, jadwal pemberangkatan Calon Jemaah Haji Blora tahun 2025 itu akan berangkat ke Tanah Suci Mekah pada pertengahan bulan Mei 2025.

Perihal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kemenag Blora, Roziqun, di sela-sela kegiatan manasik yang secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini.

Disampaikan, para Calon Jemaah Haji Blora yang akan berangkat ke Tanah Suci Mekah pada pertengahan bulan Mei 2025 itu rencananya akan masuk pada Gelombang II.

“Ini masih draf jadi mungkin nanti bisa berubah juga dalam keberangkatannya,” terang Roziqun, Kepala Kantor Kemenag Blora.

Keberangkatan 559 orang calon jemaah haji Blora itu, lanjutnya dikatakan, nantinya terdiri dari Kloter 57 SOC sejumlah 233 jemaah dan 2 orang TPHD ( akan bersama dengan Kabupaten Rembang ).

Kemudian, lanjut Roziqun, Kloter 58 SOC sejumlah 360 jemaah dengan 3 orang TPHD ( full jemaah Blora ), sisanya masuk Kloter 59 SOC gabungan dengan jemaah Kabupaten Sragen.

Roziqun menjelaskan, jumlah calon jemaah haji reguler yang telah melunasi tahap 1 dan 2 tahun 2025 sebanyak 566 orang. Rinciannya, calon jemaah haji Pria sebanyak 261 orang, calon jemaah haji Wanita: 298 orang.

Selain itu, mutasi masuk 1 dari Banjarnegara, mutasi keluar sebanyak 6 orang masing-masing 1 ke Jambi, 2 ke Semarang, 1 ke Kudus, 1 ke Surakarta dan 1 ke Banyumas).

Sedangkan untuk PHI ada 2 orang, yakni H. Ahmad Fahim Mulabby, H. Izzuddin, Untuk TPHD ada 5 orang, masing-masing H. Ahmad Zaki Fuad, Moh. Saiffudin, Nunung Kristiyati, Dr. Elsanita Happy Fionita, dan Eko Laksono S.

”Dari rincian itu, total jumlah Jamaah Calon Haji yang akan berangkat tahun 2025 ini sebanyak 559 orang,” terang Roziqun.

Calon Jemaah Haji Blora Tahun 2025 Dijadwalkan Berangkat Pada Bulan Berikut
Roziqun, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora (Dok foto by Tim Dinkominfo Blora/Prokompim).

Lebih lanjut, Roziqun mengemukakan, untuk calon jemaah haji termuda atas nama Ade Farhan Arrozaq bin Mu’alim ( 21 tahun ), asal Desa Kemantren RT. 01 RW. 003, Kecamatan Kedungtuban.

Sedangkan calon jemaah tertua atas nama Dasmi binti Daris ( 91) asal Jl. Taman Makam Pahlawan (TMP) No 12 RT 001 RW 001 Kelurahan Tempelan, Kecamatan Blora Kota.

Terkait pelaksanaan Manasik, disampaikan Roziqun, tujuannya agar agar calon jemaah haji mampu memahami semua informasi tentang pelaksanaan ibadah haji, sehingga mampu mengamalkannya pada saat pelaksanaan ibadah haji di tanah suci dengan baik dan benar. Baik meliputi tuntunan perjalanan haji, petunjuk kesehatan haji.

“Kegiatan ini untuk menyiapkan kemampuan calon jamaah haji untuk beribadah secara mandiri, baik secara pribadi, maupun mandiri dalam regu atau rombongan selama di Arab Saudi,” jelas Roziqun.

Manasik Haji di tingkat kabupaten dilaksanakan selama dua hari pada Tanggal 12 dan 13 April 2025. Dilanjutkan pelaksanaan manasik di tingkat Kecamatan selama 6 hari pada tanggal 14 – 19 April 2025.

Selanjutnya para Calon Jemaah Haji akan mengikuti manasik nasional sapa Jemaah oleh Menteri Agama RI via zoom pada tanggal 19 April 2025.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini yang membuka manasik mewakili Bupati menyampaikan, ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam dan hanya bisa dilaksanakan oleh orang-orang yang dikehendaki Allah.

“Keberangkatan calon jemaah haji Indonesia insyaAllah akan dimulai pada bulan Mei, dan khusus untuk calon jemaah Kabupaten Blora, direncanakan akan berangkat pada pertengahan bulan Mei 2025,” ucap Wabup Rini.

Lebih lanjut, Wabup Rini menekankan bahwa Ibadah Haji ini juga merupakan ibadah fisik. Maka dari itu, terapkan pola hidup sehat mulai hari ini, siapkan Fisik, Mental, dan Ilmu manasik haji dengan sebaik-baiknya.

“Saya berharap para calon haji untuk bisa disiplin mengatur waktu dan mengikuti arahan pembimbing serta petugas haji yang ditunjuk. Silahkan bertanya apabila masih ada hal yang kurang jelas pada pelaksanaan manasik nanti,” tutur Wabup Rini.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, salah seorang Calon Haji Blora, Dasmi mengaku senang bisa berangkat haji di tahun ini bersama dengan anaknya. Dia mengaku daftar Haji di tahun 2019 lalu.

“Senang sekali bisa berangkat tahun ini, saya selalu berdoa agar bisa lancar, dan selalu diberikan kesehatan hingga pelaksanaan haji hingga kembali nanti,” harapnya.***

Seleksi Paskibraka Blora Dimulai, Peserta Jalani Tes Wawasan dan Kesehatan

METRO CEPU – Rangkaian seleksi calon Paskibraka Kabupaten Blora tahun 2025 resmi dimulai sejak Rabu 9 April 2025. Hari pertama seleksi meliputi tes Pancasila, wawasan kebangsaan, dan Tes Intelegensi Umum (TIU).

Hari berikutnya 10 April 2025, peserta dijadwalkan menjalani tes kesehatan dan seleksi parade. Sedangkan seleksi PBB digelar Jumat 11 April 2025, kesamaptaan Senin 14 April 2025, dan seleksi kepribadian Selasa 15 April 2025.

Panitia seleksi melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, Dinas Kesehatan, dan anggota Purna Paskibraka Indonesia. Total peserta yang mengikuti seleksi berjumlah 194 orang, terdiri dari 111 putra dan 83 putri.

Bupati Blora Arief Rohman secara langsung hadir dan membuka seleksi peserta tersebut, di GOR Mustika, Blora, pada Rabu 9 April 2025.

Kepala Badan Kesbangpol Blora Sujianto, menjelaskan, dalam seleksi ini ada 202 orang pendaftar, dimana 8 orang diantaranya tidak lolos. Sisanya, sebanyak 194 peserta akan mengikuti seleksi. Mereka terdiri 111 capaska laki-laki dan 83 capaska perempuan.

“Jumlah kebutuhan Paskibraka Kabupaten Blora tahun 2025 sebanyak 70 Personil. Rinciannya putra 20 siswa, dan putri 13 siswi. Ditambah, pasukan pengawal dari Polres Blora dan Yonif 410 Alugoro Blora,” ujarnya.

Bupati Blora dan Wakil Bupati Blora pada kesempatan tersebut turut menyematkan tanda peserta kepada perwakilan siswa yang mengikuti seleksi tersebut.

“Hari ini Kabupaten Blora melakukan tahap seleksi peserta calon Paskibraka yang diharapkan mampu menjadi pengibar bendera Sang Saka Merah Putih terbaik ketika ditugaskan di Kabupaten Blora,” ujar Arief Rohman

Bahkan, kata dia, bisa ke tingkat provinsi maupun nasional, sehingga mampu tampil energik dan lebih unggul dari kabupaten dan provinsi lainnya.

Bupati Blora juga meminta agar Badan Kesbangpol dan panitia dapat melaksanakan seleksi dengan baik.

“Saya minta Badan Kesbangpol Kabupaten Blora dan tim seleksi agar betul-betul selektif dan adil dalam penyeleksian peserta calon Paskibraka tingkat kabupaten, provinsi dan nasional utusan Kabupaten Blora Tahun 2025,” ungkapnya.

MoU dengan Semen Gresik, Blora Bakal Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

METRO CEPU – Di Kabupaten Blora, produksi sampah harian jumlahnya terus bertambah, sementara kapasitas TPA dengan sistem control landfill, dan sanitary landfill sangat terbatas.

Hal ini membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora harus mencari inovasi lain guna mengatasi jumlah sampah di wilayah Blora yang kian menumpuk setiap harinya.

Salah satu inovasi Pemkab Blora dalam upaya mengatasi permasalahan sampah tersebut yakni mengolahnya menjadi bahan bakar alternatif yakni RDF (Refuse Derived Fuel).

Untuk mengolah sampah di Blora menjadi bahan bakar RDF yang memiliki nilai ekonomi, Pemkab Blora menggandeng salah satu BUMN, yaitu PT. Semen Gresik Indonesia, Pabrik Rembang.

RDF atau Refuse Derived Fuel adalah bahan bakar alternatif yang dihasilkan dari pengolahan sampah padat, seperti sampah rumah tangga dan industri yang dicacah, dikeringkan, dan diolah untuk meningkatkan nilai kalorinya.

Terkait kerjasama tersebut, telah dikonkretkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, dengan Direktur Utama (Dirut) PT. Semen Gresik Indonesia, Muhammad Supriyadi, pada Jumat, 21 Maret 2025.

Turut menyaksikan Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, Kepala DLH Blora, dan jajaran OPD terkait hingga para pimpinan PT. Semen Gresik Indonesia, penandatanganan MoU ini dilakukan di ruang pertemuan Setda Kabupaten Blora.

Bupati Blora Arief Rohman mengemukakan, produksi sampah, baik di TPA Blora maupun TPA Cepu, akan diolah menjadi aset berharga yang ramah lingkungan dan menguntungkan.

“Produksi sampah Kabupaten Blora yang setiap hari mencapai 200 Ton lebih, baik yang ada di TPA Blora maupun TPA Cepu. Mengharuskan kita untuk terus mencari langkah konkrit pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan menguntungkan,” terang Bupati Blora.

“Selain menggencarkan bank sampah di pedesaan, hari ini kami juga melaksanakan kerjasama pengelolaan sampah menjadi bahan bakar RDF (Refuse Derived Fuel) dengan PT. Semen Gresik (Semen Indonesia Group),” tambah Bupati.

Lebih lanjut, Bupati mengucapkan terima kasih kepada Direktur Utama PT Semen Gresik, yang telah berkenan hadir langsung ke Blora melaksanakan penandatangan MoU kerjasama pengelolaan sampah ini.

Blora Bakal Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Dalam MoU tersebut, Direktur Utama PT. Semen Gresik hadir didampingi Fardhi Sjahrul Ade (Direktur Keuangan dan SDM), Benny (Direktur Operasi), Abdul Manan (Sekretaris Perusahaan), dan Hendra.

Menurut Bupati Arief, lanjutnya dikatakan, dengan bantuan pembinaan dari PT. Semen Gresik, sampah-sampah limbah padat yang sulit terurai dan terkumpul di TPA akan diolah menjadi bahan bakar alternatif yang dihasilkan melalui proses pemilahan, pencacahan, dan pengeringan.

“Tentunya dengan sistem ini akan meningkatkan nilai ekonomi. Kami minta agar DLH segera menyusun konsep kerjasama pengelolaan sampah ini dengan sebaik mungkin. Termasuk menata kelembagaannya dan SDM -nya,” tandas Bupati Blora.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT. Semen Gresik Indonesia, Muhammad Supriyadi mengaku senang bisa turut serta membantu Blora dalam pengolahan sampah ini.

“Suatu kehormatan bagi perusahaan kami bisa membantu Blora dalam pengolahan sampah kedepannya. Sebenarnya pabrik kami yang ada di Rembang justru lebih dekat ke Kantor Bupati Blora dibandingkan ke Kantor Bupati Rembang. Sehingga sudah selayaknya kita juga ikut membantu Blora,” ujar Dirut PT. Semen Gresik Indonesia, Muh. Supriyadi.

Ia mengungkapkan, pihaknya akan meminta tim teknis dari PT. Semen Gresik Indonesia untuk segera menindaklanjuti MoU yang telah diteken dengan perjanjian kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora.

Diketahui, beberapa daerah juga telah menjalin kerjasama pengelolaan sampah dengan PT. Semen Gresik Indonesia, diantaranya Cilacap, Banyumas, Jepara, Pati untuk wilayah Jawa Tengah, menyusul Blora hari ini.

Praktiknya, setelah dibina oleh PT. Semen Gresik Indonesia, selanjutnya Pemkab yang menjalin kerjasama tersebut bisa mandiri membentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sebagai manajemen operator produksi pengolahan sampah tersebut.***

Safari Ramadan di Desa Kawengan Jepon Blora: Dari Doorprize 3 Unit Sepeda Hingga Dana Bantuan Rp3 M

METRO CEPU – Safari Ramadan 1446 Hijriyah yang dihelat di Desa Kawengan, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora pada Jumat (21/03/2025) terasa sangat istimewa.

Pasalnya, selain menghadirkan tausiah dan sholawat bersama Habib Syafi’i Alydrus dari Solo, dalam momen Safari Ramadan ini terdapat pembagian doorprize yang menarik, berupa 3 unit sepeda yang menambah semarak acara dan memberikan kebahagiaan bagi para peserta yang beruntung.

Namun, lebih dari sekadar doorprize, Safari Ramadan di Desa Kawengan ini juga membawa berkah berupa dana bantuan mencapai Rp3 Miliar dari Pemkab Blora.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Blora telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 Miliar sebagai bagian dari upaya pembangunan infrastruktur desa yakni ruas jalan di Desa Kawengan, Kecamatan Jepon, Blora.

Perihal tersebut disampaikan oleh Bupati Blora Arief Rohman disela-sela penutupan rangkaian Safari Ramadan 1446 Hijriyah/2025 Masehi di Masjid Al-Ikhlas, Desa Kawengan, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah.

“Sebagai bentuk perhatian kami kepada masyarakat Desa Kawengan, Pemkab Blora telah menganggarkan Rp3 Miliar untuk pembangunan jalan di desa ini. Semoga masyarakat senang dan merasakan manfaat dari pembangunan ini,” ungkap Bupati Arief.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan, bahwa Pemkab Blora juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp200 juta untuk renovasi Masjid Al-Ikhlas Desa Kawengan, yang direncanakan akan dimulai setelah Lebaran tahun ini.

Safari Ramadan di Desa Kawengan Jepon Blora

Safari Ramadan di Kawengan, diawali dengan salat tarawih bersama masyarakat setempat, kemudian dilanjutkan dengan diskusi untuk menyerap aspirasi warga.

Bupati Blora mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran rangkaian Safari Ramadan tahun ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar tahun depan.

“Saya sangat senang dan bersyukur atas terselenggaranya Blora Menyapa edisi Safari Ramadan tahun ini. Banyak manfaat yang dapat dirasakan dari acara tersebut. Semoga tahun depan kita bisa menggelar acara yang sama lagi,” ujar Bupati.

Kepala Desa Kawengan, Sulasno, menyampaikan, rasa terima kasihnya atas perhatian Pemerintah Kabupaten Blora yang diberikan kepada desanya.

“Kami sangat senang karena Desa Kawengan menjadi bagian dari Safari Ramadan tahun ini. Tentu kami juga sangat bersyukur atas pembangunan jalan yang akan segera direalisasikan,” ujarnya.

Selain istimewa, Safari Ramadan di Kawengan juga spesial. Pasalnya Pemerintah Desa (Pemdes) Kawengan membagikan doorprize berupa tiga unit sepeda kepada anak-anak Desa Kawengan. Hadiah tersebut diberikan kepada mereka yang berhasil menjawab pertanyaan dari Bupati Blora, Wakil Bupati, dan Kapolres Blora.

Seperti di wilayah lain, sebagai bagian dari kegiatan sosial, Bupati, Wakil Bupati, dan Forkopimda menyerahkan santunan serta bantuan dari Baznas dan Pemkab Blora kepada warga. Yakni berupa beras dan sembako. Bantuan juga diberikan kepada Masjid Al-Ikhlas.

Acara ditutup dengan Blora Bersholawat bersama Habib Syafi’i Alydrus dari Solo, yang menambah kekhidmatan suasana Ramadan di Desa Kawengan.***