Arsip Kategori: Blora

Kontrak 286 PPPK di Blora Diperpanjang hingga 2030

METRO CEPU – Sebanyak 286 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2020, melakukan penandatanganan perpanjangan masa perjanjian kerja dengan Pemerintah Kabupaten Blora, dalam hal ini dengan Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, Selasa (30/12/2025) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora.

PPPK formasi tahun 2020 tersebut masa kontraknya akan diperpanjang selama lima tahun, terhitung mulai 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2030. Dari total 286 PPPK yang diperpanjang, rinciannya terdiri dari 269 orang tenaga guru dan 17 orang tenaga kesehatan.

Adapun prosesi penandatanganan perjanjian kerja tersebut dihadiri oleh Inspektur Daerah Kab.Blora, Kepala BKPSDM Kab.Blora beserta Kabid.

“Alhamdulillah pada pagi yang berbahagia ini kita masih diberikan kesehatan, kesempatan bisa melakukan acara ini, dan ini adalah merupakan momentum yang penting untuk kita, bahwa 286 PPPK yang merupakan bagian formasi tahun 2020 sudah menunjukkan dedikasi dalam pekerjaanya selama ini, selama masa perjanjian kerja,” papar Bupati.

Bupati Arief menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi dari para PPPK atas kinerjanya selama lima tahun terakhir ini untuk Kabupaten Blora.

“Dan sesuai dengan komitmen kita, bahwa ketika dedikasi kinerjanya baik, tentunya kita akan melakukan perpanjangan. Dan hari ini kita lakukan perpanjangan masa perjanjian kerja dari Bapak, Ibu, Semuanya berdasarkan hasil evaluasi yang sudah dilakukan oleh OPD terkait dan juga dari BKPSDM,” terang Bupati.

Menurut Bupati, para PPPK yang melakukan perpanjangan kinerja pada hari ini telah memenuhi sejumlah ketentuan, beberapa diantaranya seperti halnya kinerja minimal baik, kesesuaian kompetensi, memiliki integritas yang mana tidak terjadi hukuman disiplin dari instansinya masing-masing, dan sehat jasmani dan Rohani.

Bapak, Ibu, semuanya mendapatkan kinerja minimal baik semuanya dan juga selain capaian kinerja, ini terkait banyak dengan kesesuaian kompetensi baik yang guru, tenaga kesehatan. Ini sudah memiliki kualifikasi akademik dan sertifikasi sesuai dengan kebutuhan jabatan Bapak, Ibu, Semuanya.

“Oleh karena itu, berdasarkan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Blora memberikan kepercayaan melalui perpanjangan masa perjanjian kerjasama selama lima tahun ke depan,” jelasnya.

Terus Dievaluasi

Kontrak 286 PPPK di Blora Diperpanjang hingga 2030 2Bupati mengungkapkan bahwa di Kabupaten Blora masa kontrak PPPK mencapai lima tahun, sementara di kabupaten lain bahkan ada yang hanya satu tahun. Ia menjelaskan bahwa PPPK yang masa kontraknya diperpanjang kali ini, masa kontraknya akan terhitung mulai 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2030.

Meski demikian, Bupati Arief tegaskan akan lakukan evaluasi kinerja bagi PPPK Kabupaten Blora setiap tahunnya.

“Karena walaupun diperpanjang 5 tahun, tapi kita juga setiap tahun akan melakukan evaluasi terhadap kinerja dari Bapak/Ibu, semuanya. Untuk para guru, tenaga guru, tolong kami dibantu bagaimana membentuk SDM, anak-anak Blora yang berkarakter, pastikan bahwa kualitas pendidikan kita ini terus meningkat, sehingga dengan perkembangan zamannya ada,” ungkapnya.

“Untuk tenaga kesehatan pelayanan kesehatan adalah garda terdepan untuk bagaimana masyarakat ini terlayani dengan baik kami minta untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tambahnya.

Bupati Arief meminta agar para PPPK Blora yang telah diperpanjang masa kontraknya tersebut dapat bersyukur, yakni dengan meningkatkan kinerjanya dan pelayanan.

“Jadi kami tentunya berpesan dengan diperpanjangnya masa kerja Bapak Ibu semuanya, bahwa perjanjian kerja ini menjadi ruang untuk menunjukkan kinerja yang lebih baik lagi, menjaga profesionalisme dan terus meningkatkan kompetensi. Tentunya kami mohon untuk Bapak, Ibu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” pinta Bupati.

Pihaknya juga meminta agar mereka dapat menjadi contoh yang baik kepada para PPPK yang masih baru, dengan cara memberikan pelayanan yang prima, pelayanan dengan hati, untuk kemanfaatan bagi masyarakat.

“Tentunya disiplin kerja tanggung jawab, kepatuhan terhadap semua aturan yang berlaku,” pungkasnya.***

Amankan Malam Tahun Baru 2026, Polres Blora Terjunkan 181 Personel di 11 Titik Strategis

METRO CEPUPolres Blora mengerahkan sedikitnya 181 personel untuk mengawal pengamanan malam pergantian tahun 2026 di wilayah hukum setempat. Fokus pengamanan dipusatkan pada 11 titik strategis di kawasan Kota Blora guna memastikan situasi tetap kondusif, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Persiapan pengamanan ini diawali dengan Apel Kesiapan Pelayanan Masyarakat Menyambut Tahun Baru 2026 yang digelar di Alun-alun Blora, Rabu (31/12/2025) sore. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto, S.H., M.H., pejabat utama Polres, serta jajaran pimpinan instansi terkait seperti Dansubdenpom IV/3-1 Blora, Satpol PP, dan Dinrumkimhub Blora.

Dalam amanatnya, Kapolres Blora menekankan bahwa perayaan tahun ini terasa berbeda dan penuh empati. Ia mengajak seluruh personel dan masyarakat untuk berempati terhadap musibah yang melanda saudara sebangsa di Sumatra pada Desember ini.

“Perayaan tahun ini terasa berbeda. Sebagai bentuk empati sesama anak bangsa, saya harapkan seluruh unsur TNI, Polri, dan instansi terkait mengimbau masyarakat untuk tidak berpesta kembang api secara berlebihan. Mari kita ganti dengan kegiatan yang lebih positif untuk menghormati saudara kita yang sedang berproses pasca musibah,” ujar AKBP Wawan Andi Susanto.

Amankan Malam Tahun Baru 2026 Polres Blora Terjunkan 181 Personel di 11 Titik Strategis 2

Kapolres juga menginstruksikan kepada seluruh personel yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, hingga anggota Pramuka, untuk mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan. Mengingat banyaknya kegiatan hiburan rakyat maupun keagamaan di Kabupaten Blora, faktor keamanan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Saya instruksikan kepada seluruh personel untuk mengutamakan sikap humanis. Berikan pelayanan terbaik dan segera menempati pos masing-masing sesuai penugasan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif,” tegasnya.

Sebanyak 11 titik pengamanan telah dipetakan mencakup pusat keramaian dan jalur protokol. Perwira pengendali di lapangan juga diminta memastikan kesiapan fisik personel mengingat durasi pengamanan yang cukup panjang hingga dini hari. Setelah seluruh rangkaian pengamanan usai, akan dilaksanakan apel konsolidasi untuk mengevaluasi situasi kamtibmas secara menyeluruh.***

Sulap Hutan Jadi Kebun Buah, Ratusan Alpukat dan Mangga Hijaukan Goa Terawang

METRO CEPU – Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, menegaskan pentingnya gerakan menanam pohon secara masif dan berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen, baik pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, hingga masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan penanaman bersama yang digelar di kawasan RTH Jembangan, petak 54D, di belakang Goa Terawang, Kabupaten Blora, Selasa (30/12/2025).

‎Bupati Arief Rohman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Administratur Perhutani (ADM) KPH Blora beserta jajaran, Kacab Dinas Kehutanan, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam gerakan pelestarian lingkungan tersebut.

‎“Ini adalah upaya bersama. Kita tidak bisa bekerja sendiri, harus melibatkan semua pihak. Beberapa waktu lalu kami berkunjung ke ITB, IPB, UGM, dan perguruan tinggi lainnya. Alhamdulillah, sudah ada komitmen dari beberapa kampus untuk ikut menyumbangkan pohon, termasuk pohon buah-buahan,” ungkap Bupati.

‎Bupati juga meminta Dinas Lingkungan Hidup untuk mengkoordinasikan pengumpulan dana CSR dari berbagai pihak guna mendukung gerakan penanaman pohon di Kabupaten Blora. Menurutnya, langkah ini sangat penting sebagai investasi lingkungan untuk generasi mendatang.

‎“Kita tidak ingin anak cucu kita nanti menghadapi bencana banjir seperti di daerah lain akibat hutan yang gundul. Gejala-gejala itu sudah mulai terlihat di beberapa tempat, sehingga harus kita antisipasi sejak sekarang,” tegasnya.

‎Lebih lanjut, Bupati meminta agar pada tahun depan seluruh camat bersama kepala desa di wilayah masing-masing menggerakkan penanaman pohon di kantor maupun lingkungan sekitarnya. Ia juga mengapresiasi Kementerian Agama yang telah mengawali gerakan ini, termasuk melalui program sedekah pohon bagi calon pengantin.

Sulap Hutan Jadi Kebun Buah Ratusan Alpukat dan Mangga Hijaukan Goa Terawang 2‎‎“Ini sangat bagus. Ke depan, sekolah-sekolah juga akan kita kaji karena masih banyak halaman sekolah yang terbuka dan bisa ditanami pohon yang bermanfaat. Saya minta OPD terkait merumuskan agar gerakan ini bisa berjalan sukses,” tambahnya.

‎Sementara itu, Administratur Perhutani KPH Blora, Yeni Ernawati, menjelaskan bahwa kegiatan penanaman dilakukan di kawasan perlindungan yang layak untuk penghijauan. Ia menyebutkan bahwa penanaman di wilayah bekas tebangan Perhutani sebenarnya telah selesai lebih awal karena musim hujan datang lebih cepat tahun ini.

‎“Untuk kegiatan kali ini dan kedepan, salah satunya kita fokuskan di kawasan perlindungan, yaitu di petak 54D RTH Jembangan. Kawasan ini berfungsi melindungi sungai serta Goa Macan, sehingga sangat tepat untuk dilakukan penanaman tanaman buah,” jelasnya.

‎Menurutnya, pemilihan tanaman buah bertujuan agar kawasan hutan dapat memberikan manfaat hasil hutan bukan kayu tanpa mengurangi fungsi lindungnya. Hal ini juga menjadi sarana edukasi bahwa pemanfaatan kawasan hutan dapat dilakukan secara bijak dan berkelanjutan.

‎“Kami berharap 47 persen wilayah Kabupaten Blora yang berupa kawasan hutan bukan menjadi hambatan pembangunan, tetapi justru menjadi peluang. Namun tentu harus sesuai fungsi kawasan, misalnya di kawasan perlindungan tidak ditanami palawija agar tidak memicu erosi dan pendangkalan sungai,” imbuhnya.

‎Dalam kegiatan penanaman tersebut, jenis tanaman yang ditanam meliputi 350 pohon alpukat, 50 pohon mangga, dan 50 pohon kedondong.

‎Acara ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri, perwakilan Dandim dan Kejaksaan, Forkopimcam, Kepala ADM KPH Cepu dan KPH Randublatung, serta para tamu undangan lainnya.***

Bentor dan Becak Kayuh di Blora Diganti Becak Listrik

METRO CEPU – Sebanyak 100 unit becak listrik diserahkan kepada pengayuh becak dan pengendara becak motor (bentor) di Kabupaten Blora, pada Minggu 28 Desember 2025.

Becak listrik tersebut merupakan bantuan dari Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN)

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bapak Prabowo Subianto atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat kecil, khususnya para pengayuh becak.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora dan masyarakat Blora, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional atas bantuan 100 becak listrik ini,” ujarnya.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengayuh becak dan pelaku becak motor.

Budhe Rini sapaan akrabnya, menegaskan bahwa becak listrik ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan sarana utama bagi para pengayuh becak dalam mencari nafkah.

Kehadiran becak listrik diharapkan dapat meringankan beban kerja, menjaga kesehatan, serta meningkatkan produktivitas dan pendapatan penerima bantuan.

Bentor dan Becak Kayuh di Blora Diganti Becak Listrik

Kedepan, pihaknya juga berkomitmen mengawal pemanfaatan bantuan becak listrik agar digunakan secara tepat dan berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan GSN Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan menyampaikan bahwa bantuan becak listrik ini diharapkan mampu menambah pendapatan masyarakat, khususnya para pengemudi becak, sekaligus menjadi sarana transportasi ramah lingkungan yang mendukung upaya pengurangan polusi.

Ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Blora untuk menyiapkan fasilitas pengisian daya baterai (charger) serta meminta Dinas Perhubungan menyiapkan rute yang aman dan layak bagi operasional becak listrik.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Blora juga menyalurkan 100 paket sembako kepada para pengayuh becak dan pengendara bentor sebagai bentuk kepedulian dan dukungan tambahan.

Acara tersebut turut dihadiri Forkopimda Kabupaten Blora serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Blora.

Usai penyerahan bantuan, para tamu undangan menaiki becak listrik dan berkeliling, sebagai bentuk dukungan serta uji coba langsung operasional becak listrik di wilayah perkotaan.

Para penerima bantuan menyambut antusias program tersebut dan berharap kehadiran becak listrik dapat meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup para pengayuh becak di Kabupaten Blora.***

Polres Blora Musnahkan Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Cipta Kondisi Akhir Tahun 2025

METRO CEPU – Ribuan botol minuman keras (miras) dimusnahkan Kepolisian Resor Kabupaten Blora (Polres Blora) menjelang pergantian tahun, pada Senin 29 Desember 2025.

Barang bukti tersebut merupakan hasil hasil sitaan dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Untuk diketahui, sebanyak 1.628 botol miras berbagai merek dan jenis dimusnahkan dengan cara digilas menggunakan alat berat.

Pemusnahan ini disaksikan langsung oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Blora, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari instansi terkait.

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, menyampaikan, bahwa operasi miras ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk menekan angka kriminalitas dan gangguan kamtibmas yang kerap dipicu oleh konsumsi alkohol, terutama saat malam perayaan tahun baru.

Polres Blora Musnahkan Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Cipta Kondisi Akhir Tahun 2025 2

“Langkah ini penting karena Polri tidak bisa berdiri sendiri dalam menjaga kondusifitas wilayah,” tegas AKBP Wawan Andi Susanto di sela-sela kegiatan.

Selain memusnahkan miras, Kapolres juga memaparkan capaian penegakan hukum sepanjang tahun 2025.

Tercatat angka kriminalitas di Blora mengalami kenaikan signifikan dengan total 181 kasus tindak pidana, di mana kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi yang paling menonjol dengan 68 kasus.

Di sisi lain, jajaran Satresnarkoba Polres Blora mengungkap 15 kasus narkoba dan mengamankan 18 tersangka. Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 125,23 gram sabu, 62,10 gram ganja, 315 butir ekstasi, serta 634 butir obat berbahaya lainnya.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Blora, Kodim 0721/Blora, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, dan seluruh komponen masyarakat yang telah membantu menciptakan kondusifitas wilayah. Sumbangsih masyarakat, seperti melalui Satkamling, sangat membantu kami dalam mengelola situasi yang ada,” tambah Kapolres.***

Andita Nugrahanto Terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blora

METRO CEPU – Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan yang digelar serentak se-Jawa Tengah di Kota Semarang pada Minggu 28 Desember 2025 secara resmi menetapkan Andita Nugrahanto sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Blora.

Konfercab ini merupakan agenda konsolidasi organisasi lima tahunan partai untuk memilih kepengurusan baru di tingkat DPC.

Proses pemilihan berlangsung sesuai mekanisme partai dengan mengedepankan musyawarah dan mufakat, serta diikuti oleh seluruh unsur struktural partai.

Usai ditetapkan sebagai Ketua DPC terpilih, Andita Nugrahanto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan amanah dari seluruh kader PDI Perjuangan Kabupaten Blora. Ini adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan secara kolektif bersama seluruh jajaran partai,” ujar Andita Nugrahanto.

Ia menegaskan bahwa ke depan dirinya akan fokus memperkuat soliditas internal partai hingga ke tingkat akar rumput serta menjalankan instruksi partai dengan penuh kedisiplinan.

“Kami akan memperkuat gotong royong kader, memperkokoh struktur partai dari DPC, PAC, ranting hingga anak ranting, serta terus hadir dan bekerja nyata untuk rakyat Blora sesuai dengan nilai-nilai PDI Perjuangan,” tambahnya.

Andita juga menekankan pentingnya kerja kerakyatan dan konsistensi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“PDI Perjuangan harus selalu berada di tengah rakyat, mendengar, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Itu menjadi komitmen utama kami ke depan,” tegasnya.

Dengan terpilihnya Andita Nugrahanto sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blora, diharapkan kepemimpinan baru ini mampu membawa semangat pembaruan serta memperkuat posisi PDI Perjuangan sebagai partai yang solid dan dekat dengan rakyat. ***

Dibiayai dari Utang Daerah, Ruas Jalan Giyanti Sambong Ancam Keselamatan Pengendara

METRO CEPU – Ruas jalan Giyanti Kecamatan Sambong, dengan struktur cor beton, mengancam keselamatan pengguna jalan. Sebab, ruas jalan yang dibangun dengan dana APBD Blora tahun 2025, bersumber dari utang daerah tersebut, belum sepenuhnya selesai.

Dibalik mulusnya jalan tersebut, terdapat kondisi yang dikeluhkan warga dan pengguna jalan: yakni tidak meratanya berem di bahu jalan.

​Pantauan di lokasi, badan jalan beton yang cukup tinggi tersebut berbatasan langsung dengan tanah yang lebih rendah.

Kondisi ini menciptakan perbedaan ketinggian yang tajam antara permukaan beton dan tanah di sampingnya.

Potensi Bahaya Bagi Pengendara
“​Ketiadaan berem jalan ini dinilai sangat berisiko, terutama bagi pengendara sepeda motor,” ujar Rusdiato warga Desa Giyanti.

Menurutnya, ada potensi bahaya yang mengintai. Tanpa berem yang rata, kata dia, ban kendaraan berisiko tergelincir jatuh ke area yang lebih rendah.

​Minimnya penerangan di sekitar lokasi, lanjut dia, membuat perbedaan tinggi antara jalan beton dan tanah tidak terlihat jelas, yang dapat menyebabkan pengendara kehilangan kendali.

​Dia berharap pihak terkait, baik Dinas Pekerjaan Umum, segera melakukan pengurukan di sisi kanan dan kiri jalan (pemberian berem).

​”Jalannya sudah bagus dan halus karena dicor, tapi kalau tidak ada bahu jalannya seperti ini, kami was-was kalau lewat, apalagi kalau harus simpangan dengan mobil,” ujarnya.

Untuk diketahui, paket pekerjaan Peningkatan Jalan Ngroto – Giyanti – Batas Kabupaten Bojonegoro yang berada di wilayah Kecamatan Cepu dan Kecamatan Sambong.

Berdasarkan informasi pada Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), paket pekerjaan tersebut merupakan pekerjaan konstruksi dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp7.251.250.000. Adapun nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) tercatat sebesar Rp7.180.426.183,08.

Dalam proses lelang tersebut, CV Atyasa Apti yang beralamat di Jalan Pusri Nomor 23, Balun Kandanggoro, Kecamatan Balun, Kabupaten Cepu, Jawa Tengah, ditetapkan sebagai pemenang dengan nilai kontrak sebesar Rp6.959.627.000.

Sementara itu, perwakilan CV Atyasa Apti saat dikonfirmasi, belum memberikan jawaban. Pun demikian dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPR Blora, Danang Adiamintara, saat dikonfirmasi pada Senin 29 Desember 2025, belum memberikan keterangan sampai berita ini diturunkan.***

Diterjang Angin Puting Beliung, Tujuh Rumah Warga Sumberejo Randublatung Roboh

METRO CEPU – Bencana angin puting beliung menerjang Desa Sumberejo, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, pada Minggu 28 Desember malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Akibat kejadian tersebut, tujuh rumah warga dilaporkan roboh dengan total kerugian materi ratusan juta rupiah.

Kasi Trantib Kecamatan Randublatung, Sugiyanto, menyampaikan, rumah warga yang terdampak berada di beberapa dukuh di Desa Sumberejo, yakni Dukuh Nglego, Ngadirejo, Sumbererdjo, dan Jali. Ketujuh pemilik rumah tersebut antara lain Tamini, Saimin, Suwito, Ngadiran, Rohan Alfiansah, Slamet Riyanto, dan Purwati.

“Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut dan menyebabkan bangunan rumah, yang mayoritas berbahan kayu dengan konstruksi sederhana, tidak mampu menahan terpaan angin hingga akhirnya roboh,” ujar Sugiayanto.

Sebelumnya, Kepala Desa Sumberejo, Kusnan, melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Randublatung. Mendapatkan laporan itu, Petugas dari Polsek Randublatung, Satpol PP dan Damkar Kecamatan Randublatung, perangkat desa, serta relawan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materi akibat rumah roboh ditaksir cukup besar. Rumah milik Saimin dan Rohan Alfiansah masing-masing mengalami kerugian sekitar Rp100 juta, disusul rumah Suwito sekitar Rp90 juta.

Sementara rumah warga lainnya mengalami kerugian bervariasi, mulai dari Rp20 juta hingga Rp50 juta.***