Arsip Kategori: Blora

Rayakan 61 Tahun, HUT Partai Golkar di Blora Obral Sembako Murah dan Layanan Kesehatan Gratis

METRO CEPU – Peringatan HUT Partai Golkar di Kabupaten Blora berlangsung dengan nuansa kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat.

Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Jawa Tengah Padmasari Mestikajati, mengatakan HUT Partai Golkar yang ke 61. sebenarnya ini acara se Indonesia semuanya ada acara ziaroh dan tasyakuran,

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar ini sesuai arahan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, tahun ini dilaksanakan bersama rakyat melalui kegiatan sosial seperti pasar murah dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut instruksi DPP Golkar agar seluruh jajaran merayakan HUT partai secara bermanfaat bagi masyarakat.

“Makna tema HUT ke-61 ‘Suara Rakyat Suara Golkar’ adalah bukti bahwa Golkar peduli dan mendengarkan aspirasi rakyat. Dari rakyat, untuk rakyat, dan demi kesejahteraan rakyat,” ungkapnya di halaman Kantor DPD Partai Golkar Blora, Minggu, 26/10/2025.

Menurut Padma, selama 61 tahun, Partai Golkar telah berkontribusi nyata dalam pembangunan nasional maupun daerah, terutama dalam bidang infrastruktur, kesejahteraan sosial dan aksi sosial lainnya.

“Setiap ada kebutuhan masyarakat, Insya Allah Partai Golkar hadir di garda terdepan,” tegasnya.

Didampingi Ketua DPD Partai Golkar Blora, Siswanto, Padma yang juga Anggota DPRD Provinsi Jateng juga menyinggung program prioritas Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, seperti program sambungan listrik gratis di Cepu dan pengesahan sumur rakyat di Blora.

Rayakan 61 Tahun HUT Partai Golkar di Blora Obral Sembako Murah dan Layanan Kesehatan Gratis 2

Blora, kata dia menjadi bukti kepedulian pemerintah terhadap masyarakat daerah penghasil energi.

“Selama ini kita punya sumber minyak yang belum bisa dikelola secara legal. Dengan hadirnya Pak Bahlil, Insya Allah masyarakat Blora akan merasakan manfaat dari kekayaan alamnya sendiri,” katanya.

Padma menambahkan Partai Golkar di Blora menjadi Partai pemenang urutan ke tiga ini merupakan pencapaian yang panjang dan merupakan keberhasilan dari seluruh kader Golkar.

“Yang terpenting kami selalu hadir, disaat rakyat membutuhkan, disaat rakyat kesusahan, kami memberikan solusi dan bukan janji – janji tetapi bukti dan aksi nyata untuk kesejahteraan dan kebutuhan masyarakat,” tandas Padma

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Blora, Siswanto, menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-61 diisi dengan program tebus sembako murah sebanyak 500 paket sembako di mana satu paket sembako senilai Rp120 ribu bisa ditebus masyarakat dan kader hanya dengan Rp61 ribu. angka yang melambangkan usia partai.

Selain itu, juga digelar pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM, dan pentas seni tradisional barongan, serta rencana pementasan wayang kulit pada 9 November mendatang di kantor DPD Partai Golkar Blora.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota fraksi Partai Golkar DPRD Blora, seluruh kader, Mbak Padmasari, dan utamanya Mas Soleh Ketua Golkar Jateng serta Pak Bahlil dan seluruh masyarakat Blora.

Menurut Siswanto, pentingnya Golkar Blora untuk terus memperkuat kaderisasi dan memperbanyak kegiatan sosial agar semakin dekat dengan rakyat.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras dan dukungan semua pihak, Golkar Blora naik peringkat dari posisi empat menjadi tiga besar partai pemenang di daerah,” ungkapnya.

“Ini capaian yang baik dan menjadi motivasi untuk terus hadir dengan aksi nyata bagi masyarakat, Insha Allah kita akan mendapatkan kepercayaan dihati rakyat, rakyatlah yang akan menjadi penilai dan pemilih Partai Golkar,” demikian tandas Siswanto, yang juga Ketua Adkasi.***

Polres Blora Sidak Harga Beras: Dua Toko Modern Kedapatan Jual di Atas HET

METRO CEPU – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora, berkolaborasi dengan Tim Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah dan Bulog Kanwil Jateng, melakukan operasi pengawasan dan pengendalian harga beras di wilayah Kabupaten Blora, Kamis 23 Oktober 2025.

Sidak ini ditujukan untuk memastikan stabilitas harga pangan pokok dan mencegah praktik penimbunan serta penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Operasi gabungan yang dimulai pada pukul 13.00 WIB ini menyasar sejumlah ritel modern dan distributor beras terkemuka di Blora.

Temuan: Harga Beras Melambung di Dua Ritel Modern

Dari hasil pengecekan mendalam, tim gabungan menemukan indikasi pelanggaran HET di dua toko modern.

Berikut rincian harga beras yang ditemukan:

  • Tanjung Djosh: Beras Medium dijual seharga Rp15.300 per kg dan Beras Premium Rp15.600 per kg.
  • ·Toko An/Toko Ijo: Beras Medium dijual Rp14.000 per kg dan Beras Premium Rp15.000 per kg.

Harga-harga tersebut untuk beberapa jenis ternyata melampaui batas HET yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Tindakan Tegas Polres Blora: Peringatan dan Koordinasi dengan Dinas Terkait

Menanggapi temuan ini, Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Zaenul Arifin, langsung mengambil langkah tegas.

“Kami menemukan dua toko yang menjual harga beras di atas HET. Kami langsung berkoordinasi dengan Dindagkop UKM Kabupaten Blora. Kedua penjual tersebut telah diberikan surat peringatan dan diimbau untuk segera menyesuaikan harga jual beras, baik premium maupun medium, sesuai dengan ketentuan HET,” tegas AKP Zaenul Arifin.

Arifin menambahkan, bahwa langkah ini untuk melindungi konsumen.

Stiker HET juga ditempelkan di lokasi penjualan agar masyarakat bisa mengetahui harga yang benar.

Upaya ini merupakan bagian dari strategi menjaga stabilitas harga dan pasokan, terutama menjelang akhir tahun.

Lokasi Lain Patuh HET, Stok Distributor Terpantau

Sementara di dua lokasi lain, yaitu Rumah Pangan Kita (RPK) dan Distributor Beras UD. Sumber Makmur, harga jual beras Premium sesuai aturan, yaitu Rp14.000 per kg.

UD Sumber Makmur juga melaporkan ketersediaan stok bahan baku yang cukup, meski stok beras siap jual saat ini habis terpesan.

Tim Satgas Pangan memastikan pemantauan rutin akan terus dilakukan di seluruh wilayah Blora untuk memastikan kepatuhan terhadap HET dan ketersediaan pasokan.

Operasi ini secara keseluruhan berjalan lancar dan tertib, dengan situasi pasar yang kondusif. ***

Dana Zakat ASN Blora Disalurkan, Baznas Bantu Korban Bencana di Kecamatan Jati

METRO CEPU – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora membuktikan peran vitalnya dalam penanganan bencana.

Bersama dengan Bupati Blora Arief Rohman, Baznas menyalurkan bantuan kepada 24 keluarga yang terdampak angin puting beliung dan kebakaran di Desa Gabusan dan Desa Singget, Kecamatan Jati.

Total dana yang disalurkan mencapai Rp62 juta, dialokasikan untuk 23 rumah yang rusak akibat puting beliung dan 1 rumah korban kebakaran.

Apresiasi Bupati untuk ASN Blora

Dalam kegiatan yang berlangsung pada Kamis 23 Oktober 2025 tersebut, Bupati Arief Rohman secara khusus menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Blora.

“Terima kasih kepada seluruh ASN yang telah menyalurkan zakat ke Baznas Blora. Zakat yang Bapak-Ibu salurkan sangat bermanfaat untuk membantu saudara-saudara kita di desa yang terdampak bencana ini,” ujar Mas Arief.

Bantuan Bervariasi Sesuai Tingkat Kerusakan

Ketua Baznas Blora, Sutaat, menjelaskan bahwa penyaluran dana dilakukan secara proporsional. “Bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan. Semoga bisa meringankan beban warga dan membantu mereka memulai kembali kehidupan pascabencana,” ujarnya.

Kerusakan akibat puting beliung pada Jumat, 17 Oktober 2025 di dua desa tersebut sangat bervariasi, mulai dari rusak sedang hingga roboh, dengan estimasi kerugian di Desa Gabusan mencapai ratusan juta rupiah.

Kehadiran langsung Bupati dan Baznas ini diharapkan memberikan semangat dan harapan bagi warga untuk segera bangkit dari musibah kebakaran dan puting beliung di Jati, Blora ini. ***

 

Kerugian Puting Beliung Blora Capai Ratusan Juta, 23 Rumah Rusak di Desa Gabusan dan Singget Jati

METRO CEPU – Dampak parah bencana angin puting beliung Blora yang menerjang Desa Gabusan dan Desa Singget, Kecamatan Jati, Blora, terungkap.

Berdasarkan data, total 23 rumah mengalami kerusakan, dengan estimasi kerugian di Desa Gabusan mencapai angka fantastis, yakni hingga Rp120 juta per rumah yang roboh.

Bencana yang terjadi pada Jumat 17 Oktober 2025 sore tersebut menyebabkan hujan deras disertai angin kencang merusak puluhan rumah warga.

20 Rumah Rusak Berat di Gabusan

Di Desa Gabusan, sebanyak 20 rumah warga tercatat mengalami rusak berat hingga roboh.

Warga terdampak dengan kerugian signifikan diantaranya Eny Mujiati, Saman, Pariyem, Sutopo, Samin, dan belasan nama lain.

Sementara itu, di Desa Singget, tiga rumah dilaporkan mengalami rusak sedang hingga berat, termasuk milik Wadiyo, 60 tahun, di Dukuh Kayen, yang bersyukur keluarganya selamat walau rumahnya roboh.

Bantuan Baznas Disesuaikan Tingkat Kerusakan

Menyikapi kondisi ini, Bupati Blora Arief Rohman didampingi Baznas Kabupaten Blora, langsung turun ke lokasi pada Kamis 23 Oktober 2025.

Baznas menyalurkan bantuan total Rp62 juta untuk 24 keluarga terdampak, termasuk 1 korban kebakaran.

Ketua Baznas, Sutaat, menjelaskan bahwa besaran nominal bantuan bervariasi, disesuaikan dengan tingkat kerusakan masing-masing rumah berdasarkan laporan Camat Jati.

Aksi cepat tanggap ini melibatkan Pemkab Blora, Baznas, Dinas Sosial, relawan, serta unsur TNI-Polri, demi mengembalikan kehidupan warga pascabencana puting beliung seperti sedia kala. ***

Bupati Arief Rohman dan Baznas Salurkan Bantuan Rp62 Juta untuk Korban Puting Beliung dan Kebakaran di Jati

METRO CEPU – Pemerintah Kabupaten Blora bergerak cepat menanggapi musibah puting beliung dan kebakaran yang menimpa warga Kecamatan Jati.

Pada Kamis 23 Oktober 2025 sore, Bupati Blora, Arief Rohman bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora turun langsung ke lokasi bencana di Desa Gabusan dan Desa Singget untuk menyerahkan bantuan.

Bantuan ini ditujukan bagi korban angin puting beliung yang menerjang pada Jumat 17 Oktober 2025 serta satu korban musibah kebakaran di wilayah tersebut.

Rp62 Juta untuk 24 Keluarga Terdampak

Ketua Baznas Kabupaten Blora, Sutaat, mengungkapkan bahwa total bantuan yang disalurkan mencapai Rp62 juta.

Dana ini diperuntukkan bagi 23 rumah terdampak puting beliung dan 1 rumah korban kebakaran.

“Bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan. Semoga bisa meringankan beban warga dan membantu mereka memulai kembali kehidupan pascabencana,” ujar Sutaat.

Semangat untuk Segera Bangkit

Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini menyatakan keprihatinan mendalam dan berharap agar warga terdampak dapat segera bangkit.

“Saya turut prihatin atas musibah ini. Semoga tidak terulang kembali, dan warga yang terdampak bisa segera memperbaiki rumah serta bangkit dari situasi ini,” kata Mas Arief saat berdialog dengan warga di rumah Kepala Desa Gabusan.

Ia juga mengapresiasi ASN Pemkab Blora atas penyaluran zakat melalui Baznas.

“Zakat yang Bapak-Ibu salurkan sangat bermanfaat untuk membantu saudara-saudara kita di desa yang terdampak bencana ini,” tambahnya.

20 Rumah Rusak Berat di Gabusan

Data kerusakan menunjukkan bahwa di Desa Gabusan, sebanyak 20 rumah mengalami rusak berat hingga roboh, dengan estimasi kerugian mencapai Rp20 juta hingga Rp120 juta.

Sementara itu, di Desa Singget, tiga rumah mengalami kerusakan sedang hingga berat, salah satunya dialami Wadiyo, 60 tahun, warga Dukuh Kayen, yang bersyukur keluarganya selamat meskipun rumahnya roboh.

Warga Sambong Blora Temukan Mortir Aktif, Brimob Polda Jateng Turun Tangan

METRO CEPU – Satuan Brimob Polda Jawa Tengah berhasil melaksanakan pemusnahan (disposal) satu buah mortir aktif yang ditemukan warga di kawasan hutan Sambong Kabupaten Blora.

Operasi pengamanan oleh Tim Jihandak ini mencegah potensi bahaya yang mengancam keselamatan masyarakat.

Mortir dengan ukuran panjang 24 cm dan lingkar 5 cm tersebut awalnya ditemukan oleh warga di Desa Ledok, Kecamatan Sambong, pada Rabu 22 Oktober 2025.

Atas temuan tersebut, Polsek Sambong segera berkoordinasi dengan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jateng untuk penanganan lebih lanjut.

Lokasi pemusnahan ditentukan di kawasan hutan jati Petak 25, RPH Ngawenan, BKPH Pasar Sore, yang terletak di Dukuh Ngawenan, Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora.

Kronologi dan Proses Pemusnahan Mortir

Operasi pemusnahan bahan peledak ini dipimpin langsung oleh Katim Subden 2 Detasemen Gegana, Iptu Kasmijan, Kegiatan diawali pada pukul 08.58 WIB dengan diawali pengamanan lokasi oleh personel Polsek Sambong dan Satuan Intelkam Polres Blora.

Proses disposal berjalan lancar dan aman, serta dinyatakan selesai pada pukul 09.50 WIB.

Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan dengan ketat sesuai prosedur standar keamanan untuk mencegah segala bentuk risiko.

Kapolsek Sambong, AKP Subardi, membenarkan pelaksanaan kegiatan ini. “Kami telah melaksanakan kegiatan disposal atau pemusnahan temuan bahan peledak berupa satu buah mortir. Kegiatan berjalan lancar dan aman,” ujarnya.

Sisa Serpihan Diamankan Tim

AKP Subardi menambahkan bahwa setelah proses pemusnahan selesai sekitar pukul 10.00 WIB, sisa serpihan barang bukti hasil ledakan diamankan dan dibawa oleh anggota Subden 2 Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jateng.

Hal ini dilakukan untuk kepentingan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Keberhasilan operasi ini menunjukkan kesiapan dan profesionalitas aparat dalam menangani bahan peledak tak dikenal.

Masyarakatakat diimbau untuk selalu waspada dan segera melaporkan ke pihak berwajib jika menemukan barang mencurigakan serupa untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. ***

Program PUSAKA BLORA Pertamina Dorong Kemandirian Petani Lewat Padi Organik

METRO CEPU – Inovasi pertanian yang berkelanjutan menjadi kunci peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Blora.

Hal ini diwujudkan melalui Program PUSAKA BLORA, hasil sinergi antara Pertamina EP Cepu Fiel (PEP Cepu Field) dan Pemerintah Kabupaten Blora, yang berfokus pada transformasi sistem pertanian konvensional menjadi sistem padi organik.

Keberhasilan program ini dibuktikan dengan terselenggaranya Panen Raya Padi Organik di Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungtuban, pada Senin 20 Oktober 2025.

Panen yang mencakup 30 hektare lahan ini menunjukkan potensi ekonomi baru bagi petani lokal.

Bupati Blora, Arief Rohman, memberikan penghargaan atas upaya Pertamina dalam pembinaan yang konsisten.

“Kami melihat keberhasilan pembelajaran padi organik di Sidorejo. Ini adalah harapan baru dan model yang dapat direplikasi untuk desa-desa lain demi peningkatan kemandirian petani,” kata Bupati Arief.

Bupati juga menekankan pentingnya kelanjutan program, terutama untuk pendampingan pasca panen.

“Kami minta pendampingan terus dilakukan, mulai dari pengemasan, pemasaran, hingga peningkatan kualitas beras agar hasilnya semakin bernilai,” tambahnya, menandakan fokus pada rantai nilai ekonomi petani.

Direktur Pertamina Hulu Energi (PHE), Edi Karyanto, menggarisbawahi dampak positif program.

Selain peningkatan produktivitas padi, program ini juga mampu menciptakan efisiensi biaya operasional, khususnya dalam pembelian pupuk, serta perbaikan kualitas lingkungan.

Direktur Utama PEPC, Muhamad Arifin, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendampingi masyarakat dalam mewujudkan kemandirian ekonomi berbasis lingkungan.

“Blora menjadi contoh bagaimana kolaborasi jangka panjang dapat menghasilkan perubahan positif dan berorientasi pada keberlanjutan,” jelas Arifin.

Program PUSAKA BLORA yang mengintegrasikan nilai-nilai ESG ini diharapkan tidak hanya menjadi model keberlanjutan lingkungan, tetapi juga inovasi pertanian yang berkelanjutan bagi daerah lain di Indonesia. ***

Pertamina dan Pemkab Blora Sukses Panen Raya 30 Hektare Padi Organik, Wujudkan Pertanian Berkelanjutan Berbasis ESG

METRO CEPU – Komitmen Pertamina EP Cepu Field dalam mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di sektor hulu migas diwujudkan melalui Program PUSAKA BLORA.

Program sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Blora ini berhasil mentransformasi lahan pertanian konvensional menjadi pertanian organik yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi tinggi.

Puncak keberhasilan program tersebut ditandai dengan Panen Raya Padi Organik yang diselenggarakan di Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungtuban, pada Senin 20 Oktober 2025.

Panen sukses ini melibatkan total lahan seluas 30 hektare yang telah dikelola secara organik.

Hadir meninjau langsung hasil panen, Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio, dan Komersial Pertamina Hulu Energi (PHE), Edi Karyanto, bersama Direktur Utama Pertamina EP Cepu (PEPC), Muhamad Arifin, dan General Manager Zona 11, Zulfikar Akbar. Rombongan Pertamina disambut hangat oleh Bupati Blora, Arief Rohman.

Bupati Arief Rohman menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pertamina EP Cepu atas konsistensi pembinaan.

“Program pembelajaran padi organik di Desa Sidorejo ini terbukti berhasil dan memberi harapan baru bagi pertanian Blora. Kami berharap desa ini menjadi contoh bagi desa lain,” ujarnya.

Bupati juga meminta agar pendampingan dilanjutkan hingga tahap pengemasan, pemasaran, dan peningkatan kualitas beras.

Direktur PHE, Edi Karyanto, menegaskan bahwa kolaborasi ini telah memberikan dampak nyata, mulai dari efisiensi biaya pupuk, peningkatan produktivitas, hingga perbaikan kualitas lingkungan, sejalan dengan tujuan ESG perusahaan.

Senada, Dirut PEPC, Muhamad Arifin, menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat mewujudkan kemandirian ekonomi berbasis lingkungan.

Program PUSAKA BLORA yang juga menjadi bagian dari rangkaian Management Goes to Community (MGTC) ini diharapkan menjadi inspirasi nasional dalam mendorong pertanian berkelanjutan yang menyejahterakan masyarakat. ***