Disambar Petir, Satu Rumah di Blora Ludes

METRO CEPU – Telah terjadi peristiwa kebakaran rumah diduga akibat sambaran petir, di Desa Kebonrejo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, pada Jumat 10 April 2026 sore, sekira pukul 15.30 WIB.

Menurut Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, melalui Kasihumas AKP Midiyono, menjelaskan, bahwa kebakaran menimpa rumah milik SE 25 tahun, seorang karyawan swasta.

“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, api berasal dari sambaran petir saat wilayah tersebut dilanda hujan deras,” ujar AKP Midiyono.

Kejadian bermula sekira pukul 15.00 WIB terjadi hujan lebat disertai petir melanda wilayah tersebut. Saksi pertama, M, 49 tahun, saat itu baru pulang dari Blora Kota, melihat kobaran api muncul dari bagian tengah rumah korban, sesaat setelah terdengar suara petir menggelegar.

Kondisi rumah dalam keadaan kosong, sebab pemiliknya sedang bekerja di sebuah pabrik garmen di wilayah Kecamatan Tunjungan. Mengetahui adanya api, saksi segera menuju masjid terdekat untuk meminta pertolongan warga melalui pengeras suara.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, embusan angin yang kencang membuat api cepat merambat ke seluruh bangunan yang bermaterial kayu jati tersebut. Api baru berhasil dijinakkan satu jam kemudian setelah dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

“Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp100.000.000. Selain bangunan rumah kayu jati yang ludes, sejumlah aset berharga milik korban turut hangus terbakar,” lanjutnya.

Adapun barang berharga yang gagal diselamatkan meliputi satu unit sepeda motor Honda CBR, dua unit sepeda listrik, tiga buah almari kayu jati, serta seluruh perlengkapan pakaian milik korban.

Pihak kepolisian dari Polsek Banjarejo telah mengamankan tempat kejadian perkara dan mengumpulkan sisa arang kayu sebagai barang bukti.

Atas kejadian ini, Polres Blora mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana di musim penghujan, terutama ancaman petir dan angin kencang. (red)

BERITA TERBARU

BERITA TERKAIT